Bakal Calon Ketua dan Wakil DEMA FUH Diduga Kampanye Dini, KPM: Akan Diselesaikan Secara Bijak
![]() |
| Seorang mahasiswa tampak melihat pamflet bakal calon Ketua dan Wakil Ketua DEMA FUH UIN Antasari yang beredar sebelum jadwal kampanye resmi. |
Bakal calon Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUH) UIN Antasari Banjarmasin diduga melakukan kampanye sebelum jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM). Dugaan ini mencuat setelah beredarnya pamflet yang menampilkan wajah salah satu bakal calon.
Auzan Mursyidan, mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora yang fotonya tertera dalam pamflet tersebut, menegaskan bahwa statusnya belum resmi sebagai peserta Pemilwa hingga ada penetapan dari KPM.
“Status kami belum sebagai peserta Pemilwa hingga KPM menetapkan keikutsertaan kami secara formal. Dalam Peraturan KPM (Perma/Per KPM), aturan kampanye hanya berlaku bagi peserta Pemilwa dan tim kampanye, sedangkan status kami saat ini bukan keduanya,” ujarnya.
Ia juga mengutip Perma No. 01 Tahun 2025 Bab X Pasal 62 yang mendefinisikan kampanye sebagai penyampaian visi, misi, serta gagasan peserta Pemilwa.
“Pamflet yang kami publikasikan tidak mengandung visi, misi, atau gagasan. Yang kami lakukan bukanlah kampanye, melainkan deklarasi untuk menyebarkan euforia di internal fakultas,” jelasnya.
Ketua KPM-FUH, Zaini Arifin, enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait permasalahan ini karena menyangkut persoalan internal.
“Masalah ini akan kami selesaikan dengan bijak sesuai dengan Per KPM, serta mengoordinasikan dengan KPM-U dan BPPM sebagai pihak yang berwenang,” katanya.
Sementara itu, Ketua KPM-U, Said Nabil, berharap Pemilwa tahun ini dapat berjalan dengan lancar, demokratis, dan sportif.
“Saya berharap seluruh mahasiswa berpartisipasi dalam pemilihan, dan bagi para calon yang maju agar mengutamakan gagasan serta visi misi yang membangun,” ujarnya.
Reporter: Gusti Aisyiah
Editor: M.Luqaf

Posting Komentar untuk "Bakal Calon Ketua dan Wakil DEMA FUH Diduga Kampanye Dini, KPM: Akan Diselesaikan Secara Bijak"
Berkomentarlah dengan bijak