Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jelang Pemilwa UIN Antasari, Mahasiswa Didorong Gunakan Hak Pilih

 

Source: Canva

Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) UIN Antasari Banjarmasin yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) akan segera dilaksanakan. Ketua KPM, Said Nabil, menekankan bahwa Pemilwa bukan sekadar ajang pemilihan, tetapi juga sarana membangun kesadaran politik, demokrasi, dan kepedulian terhadap kampus.

“Pemilwa adalah momen penting bagi mahasiswa, bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang kesadaran politik dan kepedulian terhadap kampus,” ujarnya.

Menurut Nabil, partisipasi mahasiswa dalam Pemilwa menjadi kesempatan emas untuk menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan kampus. Ia menegaskan bahwa dengan memilih, mahasiswa dapat memastikan pemimpin yang terpilih benar-benar mewakili aspirasi mereka serta mampu mengawal kebijakan kampus.

Senada dengan hal tersebut, mahasiswa Psikologi Islam, Endri Rifaldi, menilai bahwa Pemilwa berperan penting dalam proses regenerasi organisasi kemahasiswaan. 

“Mahasiswa harus ikut serta dalam pemilihan, karena dengan begitu kita turut mendukung regenerasi organisasi di kampus,” katanya.

Nabil juga mengingatkan dampak dari rendahnya partisipasi mahasiswa dalam Pemilwa. Menurutnya, jika mahasiswa tidak menggunakan hak pilihnya, ada kemungkinan kepemimpinan jatuh ke tangan sosok yang kurang memahami kebutuhan dan harapan mahasiswa secara luas.

“Kalau mahasiswa tidak memilih, bisa saja pemimpin yang terpilih bukan sosok yang benar-benar memahami aspirasi mereka,” tegasnya.

Dengan demikian, ia berharap tingkat partisipasi mahasiswa dalam Pemilwa kali ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Ia juga menekankan agar para calon yang maju dapat bersaing secara sehat dengan mengutamakan gagasan serta visi misi yang membangun. 

“Semoga Pemilwa kali ini lebih baik, partisipasi meningkat, dan para calon bersaing secara sehat,” pungkasnya.

Reporter: Agustina

Editor: Silviana

Posting Komentar untuk "Jelang Pemilwa UIN Antasari, Mahasiswa Didorong Gunakan Hak Pilih"